Ubuntu : Instalasi Ubuntu: Difference between revisions
No edit summary |
No edit summary |
||
| (3 intermediate revisions by the same user not shown) | |||
| Line 17: | Line 17: | ||
[[File:Gambar3.png|727x727px]] | [[File:Gambar3.png|727x727px]] | ||
Tahap selanjutnya adalah, rekomendasi update installer. silahkan pilih opsi yang paling atas jika ingin update installer, pilih opsi ke dua jika tidak ingin melakukan update instalasi dan melanjutkan instalasi ubuntu server. | Tahap selanjutnya adalah, rekomendasi update installer. silahkan pilih opsi yang paling atas jika ingin update installer, pilih opsi ke dua jika tidak ingin melakukan update instalasi dan melanjutkan instalasi ubuntu server. Jika memilih Update Installer keuntungannya adalah kita akan mendapatkan paket-paket paling terbaru dari server ubuntu. namun proses ini akan memakan waktu yang lebih lama dari biasanya, karena server kita akan melakukan download dari server pusat ubuntu. | ||
[[File:Gambar 4 .png|800x800px]] | [[File:Gambar 4 .png|800x800px]] | ||
Berikut adalah contoh jika melakukan update installer | |||
[[File:Gambar 5.png|800x800px]] | |||
Tahap berikutnya adalah setting keyboard, biarkan atau lewati saja tahapan ini karena kita hanya akan menggunakan keyboard standar seperti biasanya. Untuk melanjutkan tekan Enter. | |||
[[File:Gambar 6.png|800x800px]] | |||
Tahap selanjutnya adalah pemilihan paket instalasi. Pilihan pertama akan menginstall keseluruhan paket, akan memakan size disk yang cukup besar dan proses instalasi cukup lama. Sedangkan pilihan ke dua adalah instal paket minimalis untuk keperluan server, kelebihan proses lebih cepat dan tidak memakan size disk yang besar. namun disini kita akan menggunakan pilihan pertama, untuk memastikan pada tahap-tahap selanjutnya kita lebih nyaman dalam proses instalasi. | |||
[[File:Gambar 7.png|800x800px]] | |||
Tahap berikutnya adalah konfigurasi network, jika Server kita terhubung ke DHCP server maka server kita pada tahap ini akan memperoleh IP Address, namun jika tidak ada DHCP Server di jaringan maka server kita tidak akan menerima IP address. Tahap ini akan berpengaruh saat instalasi paket. jika server kita tidak meliki IP address maka pada saat instalasi paket-paket yang di install hanyalah paket yang ada di Disk 1 Ubuntu Server, prosesnya akan lebih cepat namun aplikasi yang di install tidak terlalu lengkap. Namun hal ini tidak menjadi masalah, kita akan melakukan setting IP address dan melakuikan Update saat Ubuntu sudah selesai di Instalasi. | |||
[[File:Gambar 8.png|800x800px]] | |||
Tahap berikunya adalah Konfigurasi Proxy, untuk tahap ini langsung lewati saja karena kita tidak menggunakan proxy | |||
[[File:Gambar 9.png|800x800px]] | |||
Tahap berikutnya adalah tes koneksi ke Mirror Server / Server Repositori. Tahap ini akan berjalan jika server kita terkoneksi ke jaringan internet. | |||
[[File:Gambar 10.png|800x800px]] | |||
Tahap berikutnya adalah tahapan partisi disk untuk Ubuntu Server. langsung tekan Enter saja. | |||
[[File:Gambar 11.png|800x800px]] | |||
Konfigurasi Disk Space, perhatikan pada gambar yang diberikan kotak kuning. pada bagian itu ukuran disk yang terpakai jika di total ada 50 GB, sedangkan kapasitas Disk server kita adalah 100 GB, maka ada 50 GB disk yang tidak terpakai, oleh sebab itu kita perlu mengkonfigurasi ulang disk ini agar seluruh ukuran disk 100 GB tersebut dapat terpakai. | |||
[[File:Gambar 12.png|800x800px]] | |||
Untuk mempermudah langkah kita selanjutnya, lakukan reset agar seluruh partisi disk dapat kembali ke kondisi default. | |||
[[File:Gambar 13.png|800x800px]] | |||
Setelah di reset maka akan menjadi seperti pada gambar berikut | |||
[[File:Gambar 13-a.png|800x800px]] | |||
Tahap berikutnya adalah menulis ulang partisi, pada gambar di atas sudah tertera free space dari disk adalah 99,998GB atau 100 GB. | |||
partisi menjadi 2, yaitu untuk root (/) dan swap. untuk partisi root kurang kebih 80% dari seluruh kapasitas disk, sedangkan untuk swap direkomendasikan 2 kali kapasitas RAM yang digunakan server, misalkan RAM server adalah 16 GB, maka kapasitas partisi SWAP idealnya adalah 32 GB. | |||
[[File:Gambar 13-b.png|800x800px]] | |||
[[File:Gambar 13-c.png|800x800px]] | |||
[[File:Gambar 13-d.png|800x800px]] | |||
setelah selesai maka hasilnya akan tampak seperti pada gambar berikut ini | |||
[[File:Gambar 14.png|800x800px]] | |||
setelah itu tekan tombol Done untuk melanjutkan instalasi, jika muncul gambar seperti gambar beikut. pilih Continue dan tekan Enter. | |||
[[File:Gambar 15.png|800x800px]] | |||
Pada tahap beikutnya adalah konfigurasi profil pengguna Ubuntu server, silakan disesuaikan menurut kebutuhan masing-masing | |||
[[File:Gambar 16.png|800x800px]] | |||
Tahap selanjutnya adalah penggunaan Ubuntu pro, karena kita buka member dari Ubuntu Pro, maka pada tahap ini kita Skip saja | |||
[[File:Gambar 17.png|800x800px]] | |||
Tahap berikutnya rekomendasi instalaso SSH sever, pada tahap ini kita kasih X pada Install Open SSH server dengan cara menekan tombol Spasi, agar SSH di install sekaligus saat proses instalasi Ubuntu berlangsung | |||
[[File:Gambar 18.png|800x800px]] | |||
Pada tahap berikutnya adalah pilihan paket instalasi snaps yang bisa kita pilih. tahapan ini kita lewati saja terlebih dahulu. | |||
[[File:Gambar 19.png|800x800px]] | |||
tahap selanjutnya adalah dilakukannya proses instalasi Ubuntu | |||
[[File:Gambar 20.png|800x800px]] | |||
Jika proses instalasi selesai maka lakukan restart server dengan menekan tombol Reboot Now | |||
[[File:Gambar 21.png|800x800px]] | |||
Jika sudah muncul tampilan seperti pada gambar berikut, maka proses instalasi Ubuntu server sudah selesai dan berhasil dilaksanakan. | |||
[[File:Gambar 22.png]] | |||
Untuk memastikan lagi, silahkan login menggunakan akun yang sudah dibuat pada tahap konfigurasi profil pengguna, sampai muncul tampilan seperti pada gambar di bawah ini | |||
[[File:Gambar 23.png|800x800px]] | |||
Latest revision as of 09:11, 28 January 2026
Prasyarat
- File Iso Instalasi Ubuntu Server yang dapat di download pada link ini.
- PC/Virtual PC/Proxmox
Tahap instalasi
Pada saat pertamakali dijalankan, instalasi Linux Ubuntu akan tampak seperti pada gambar berikut ini, pada tahap ini pilih opsi paling atas untuk melakukan instalasi Ubuntu Server.
Setelah di tekan enter, maka ubuntu akan melakukan scanning kesiapan hardware dari PC/Server yang digunakan, tunggu beberapa saat.
Setelah tahap scanning selesai, tahap berikutnya akan ada instruksikan pemilihan Bahasa. Bahasa default yang digunakan adalah bahasa inggris, jika ingin menggunakan bahasa yang lainnya silahkan pilih menggunakan tombol arah panah atas atau bawah di keyboard.
Tahap selanjutnya adalah, rekomendasi update installer. silahkan pilih opsi yang paling atas jika ingin update installer, pilih opsi ke dua jika tidak ingin melakukan update instalasi dan melanjutkan instalasi ubuntu server. Jika memilih Update Installer keuntungannya adalah kita akan mendapatkan paket-paket paling terbaru dari server ubuntu. namun proses ini akan memakan waktu yang lebih lama dari biasanya, karena server kita akan melakukan download dari server pusat ubuntu.
Berikut adalah contoh jika melakukan update installer
Tahap berikutnya adalah setting keyboard, biarkan atau lewati saja tahapan ini karena kita hanya akan menggunakan keyboard standar seperti biasanya. Untuk melanjutkan tekan Enter.
Tahap selanjutnya adalah pemilihan paket instalasi. Pilihan pertama akan menginstall keseluruhan paket, akan memakan size disk yang cukup besar dan proses instalasi cukup lama. Sedangkan pilihan ke dua adalah instal paket minimalis untuk keperluan server, kelebihan proses lebih cepat dan tidak memakan size disk yang besar. namun disini kita akan menggunakan pilihan pertama, untuk memastikan pada tahap-tahap selanjutnya kita lebih nyaman dalam proses instalasi.
Tahap berikutnya adalah konfigurasi network, jika Server kita terhubung ke DHCP server maka server kita pada tahap ini akan memperoleh IP Address, namun jika tidak ada DHCP Server di jaringan maka server kita tidak akan menerima IP address. Tahap ini akan berpengaruh saat instalasi paket. jika server kita tidak meliki IP address maka pada saat instalasi paket-paket yang di install hanyalah paket yang ada di Disk 1 Ubuntu Server, prosesnya akan lebih cepat namun aplikasi yang di install tidak terlalu lengkap. Namun hal ini tidak menjadi masalah, kita akan melakukan setting IP address dan melakuikan Update saat Ubuntu sudah selesai di Instalasi.
Tahap berikunya adalah Konfigurasi Proxy, untuk tahap ini langsung lewati saja karena kita tidak menggunakan proxy
Tahap berikutnya adalah tes koneksi ke Mirror Server / Server Repositori. Tahap ini akan berjalan jika server kita terkoneksi ke jaringan internet.
Tahap berikutnya adalah tahapan partisi disk untuk Ubuntu Server. langsung tekan Enter saja.
Konfigurasi Disk Space, perhatikan pada gambar yang diberikan kotak kuning. pada bagian itu ukuran disk yang terpakai jika di total ada 50 GB, sedangkan kapasitas Disk server kita adalah 100 GB, maka ada 50 GB disk yang tidak terpakai, oleh sebab itu kita perlu mengkonfigurasi ulang disk ini agar seluruh ukuran disk 100 GB tersebut dapat terpakai.
Untuk mempermudah langkah kita selanjutnya, lakukan reset agar seluruh partisi disk dapat kembali ke kondisi default.
Setelah di reset maka akan menjadi seperti pada gambar berikut
Tahap berikutnya adalah menulis ulang partisi, pada gambar di atas sudah tertera free space dari disk adalah 99,998GB atau 100 GB.
partisi menjadi 2, yaitu untuk root (/) dan swap. untuk partisi root kurang kebih 80% dari seluruh kapasitas disk, sedangkan untuk swap direkomendasikan 2 kali kapasitas RAM yang digunakan server, misalkan RAM server adalah 16 GB, maka kapasitas partisi SWAP idealnya adalah 32 GB.
setelah selesai maka hasilnya akan tampak seperti pada gambar berikut ini
setelah itu tekan tombol Done untuk melanjutkan instalasi, jika muncul gambar seperti gambar beikut. pilih Continue dan tekan Enter.
Pada tahap beikutnya adalah konfigurasi profil pengguna Ubuntu server, silakan disesuaikan menurut kebutuhan masing-masing
Tahap selanjutnya adalah penggunaan Ubuntu pro, karena kita buka member dari Ubuntu Pro, maka pada tahap ini kita Skip saja
Tahap berikutnya rekomendasi instalaso SSH sever, pada tahap ini kita kasih X pada Install Open SSH server dengan cara menekan tombol Spasi, agar SSH di install sekaligus saat proses instalasi Ubuntu berlangsung
Pada tahap berikutnya adalah pilihan paket instalasi snaps yang bisa kita pilih. tahapan ini kita lewati saja terlebih dahulu.
tahap selanjutnya adalah dilakukannya proses instalasi Ubuntu
Jika proses instalasi selesai maka lakukan restart server dengan menekan tombol Reboot Now
Jika sudah muncul tampilan seperti pada gambar berikut, maka proses instalasi Ubuntu server sudah selesai dan berhasil dilaksanakan.
Untuk memastikan lagi, silahkan login menggunakan akun yang sudah dibuat pada tahap konfigurasi profil pengguna, sampai muncul tampilan seperti pada gambar di bawah ini
